Home / Artikel / #DIFABLEBEKERJA / Komunikasi Dengan Penyandang Disabilitas itu Sulit ? Berikut Tips Agar Akrab Dengan Disabilitas

Komunikasi Dengan Penyandang Disabilitas itu Sulit ? Berikut Tips Agar Akrab Dengan Disabilitas

by Selasa, 08 May 2018 14:09 1046 - #DIFABLEBEKERJA

bg-reg

Berkomunikasi merupakan salah satu cara manusia bertahan hidup, siapapun manusia itu. Sebagaimana bentuk memenuhi kebutuhan manusia, dengan berkomunikasi akan mempermudah orang lain memahami hal yang dimaksudkan.  Ragam cara berkomunikasi pun banyak, ada yang hanya menggunakan kata – kata dan ada juga dalam bentuk gambaran gerakan tubuh, atau bahkan menggunakan keduanya.

 Meskipun sudah ada macam jenis komunikasi, banyak juga orang yang masih kesulitan berkomunikasi. Boleh jadi, karena ketidaktahuan akan cara berkomunikasi. Seperti cara berkomunikasi kepada Orang dengan Disabilitas, sebenarnya caranya sama dengan berkomunikasi dengan orang Non-Disabilitas, namun ada beberapa hal wajib diketahui.

1. Pilihan Kata (Diksi)

Berkomunikasi dengan Disabilitas sama halnya berkomunikasi dengan Non-Disabilitas. Bedanya, ada beberapa pilihan kata yang harus dipilih. Seperti kata ‘Normal’, penggunaan kata ini sebaiknya dirubah menggunakan kata ‘Non-Disabilitas’.  Kata normal bisa berarti berbeda, seakan akan disabilitas bukan orang normal. Hal ini seringkali membuat para disabilitas kecewa. Kemudian, ketahui bahwa ada berbagai macam istilah dalam ragam disabilitas. Misalnya tunarungu/tuli bisa berarti orang yang sama sekali tidak bisa mendengar. Ada juga istilah untuk orang yang setengah / sedikit mendengar, biasa disebut ‘HOH’ atau Hard of Hearing. Masih banyak lagi istilah disabilitas yang kudu diketahui, jangan lupa membaca ya!

2. Sadar Sekitar

Jika berbicara dengan Disabilitas, sebaiknya tidaklah kita menganggap berbeda seperti Berbicara pada Non – Disabilitas. Saat berbicara dengan seseorang kita seharusnya menatap mata lawan bicara. Sama seperti itu pula, ketika berbicara dengan disabilitas netra pandang matanya sebagai tanda kita menghormati, dan karena belum tentu lawan bicara kita Full Netra, ada juga lho yang masih bisa sedikit melihat. Jika dengan teman Tunarungu/Tuli, tetap melihat ke lawan bicara, bukan ke penerjemahnya. Dan kalau berbicara dengan pengguna kursi roda, sebaiknya yang dilakukan adalah berjongkok atau merundukkan diri ke arah lawan bicara. Tetap saling menghormati .

3. Bertanya Seperlunya

Keingintahuan seseorang sering muncul ketika berbicara dengan Disabilitas. Ingin tahu sejarah hidup, kegiatan ataupun prestasi Disabilitas. Diperbolehkan untuk bertanya, tapi sebaiknya tidak masuk ke ranah pribadi, karena yang ditakutkan akan membuka luka lama. Terkecuali anda sudah dekat dengan Disabilitas tersebut. Tidak semua Disabilitas bisa menerima kondisi hidupnya. Ada juga yang masih berjuang untuk  menerima diri. Cara yang tepat adalah menceritakan kondisi atau kegiatan kita. Kita Disabilitas tersebut nyaman dengan kita, tanpa anda harus bertanya dengan senang hati Disabilitas akan bercerita.

 

            Semoga informasi ini bisa segera digunakan ! Ayo kita bangun lingkungan inklusif untuk menuju Indonesia yang lebih baik !





0 Comment




Welcome to the community

Setiap disabilitas ingin bekerja, tapi sulitnya mendapatkan kesempatan itu. Di portal ini beragam kegiatan Thisable Enterprise di tahun 2017, yakni memberdayakan disabilitas Tunarungu/Tuli, Tunanetra, Tunadaksa/raga untuk mandiri secara ekonomi. Daftarkan diri kamu, dan mulai bekerja. Goodluck ya!
  107
  23/04/2017

Top Member

angkie yudistia

2

NEWSLETTER